TINGKAT KERENTANAN LINGKUNGAN PERAIRAN SIPUT GONGGONG

TINGKAT KERENTANAN LINGKUNGAN PERAIRAN SIPUT GONGGONG
Angger Subangun, Khodijah
FIKP UMRAH
Indonesia
FIKP UMRAH
,

Abstrak

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kondisi  lingkungan  perairan kehidupan  siput  gonggong  dan  menganalisis  tingkat  kerentanan  lingkungan perairan  siput  gonggong  di  Kampung  Madong.  Kondisi  lingkungan  perairan Kampung Madong  Kota Tanjungpinang dipengaruhi oleh aktivitas  pembangunanpemukiman  dan  terdapat  area  pasca  pembukaan  lahan  penambangan  bauksit.Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  survey,  sedangkan pengumpulan data dilapangan pada 3 titik stasiun menggunakan metode purposive sampling, data yang dikumpulkan adalah data kondisi perairan dan substrat tempat hidup  siput  gonggong  sedangkan  untuk  menganalisis  tingkat  kepadatan  siput gonggong  pada  tiap-tiap  stasiun  menggunakan  metode  transek  pengamatan sepanjang 50m dengan luasan pengamatan  50m2 dengan jumlah plot kudarat 15 buah berukuran 1x1m.Hasil  rata-rata  pengukuran  kondisi  perairan  di  Kampung  Madong  yang terkategori buruk adalah suhu perairan dengan nilai skor akhir yaitu 3, sedangkan analisis  indeks  kerentanan  lingkungan  perairan  di  Kampung  Madong  yang terkategori  dalam tingkat kerentanan  sangat  rantan  terletak pada stasiun I dengan nilai indeks 83. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh dari aktivitas pembangunan di pesisir yang berdampak pada lingkungan perairan sekitar.  Hasil analisis indeks kerentanan pada stasiun I  ini sesuai jika dibandingkan  dengan tingkat kepadatan siput  gonggong  yang  diamati  berkisar  0,6  ind/m2 Sedangkan  indeks  kerentananpada stasiun II adalah 66 dan stasiun III adalah 58, nilai indeks tersebut termasuk dalam kategori tingkat kerentanan dalam kondisi cukup rentan.