kumpulan informasi terkini

MEKANISME ISLAMI SEBAGAI PELENGKAP MEKANISME INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA TATA KELOLA PERUSAHAAN

 

Tata kelola perusahaan adalah salah satu elemen penting dari setiap pengembangan perusahaan karena memainkan peran untuk merancang dan mempromosikan prinsip keadilan, akuntabilitas dan transparansi. Konsep Barat tentang tata kelola perusahaan dikenal yang namanya menakisme internal dan mekanisme eksternal. Namun, model tata kelola yang ada masih dirasa belum lengkap. Oleh karena itu dari perspektif Islam terdapat mekanisme pelengkap yang memiliki ciri khas tersendiri yang berfungsi sebagai mekanisme pelengkap. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji literatur mekanisme Tata Kelola Perusahaan baik dari segi internal, eksternal maupun mekanisme Islami, yaitu mekanisme yang sesuai dengan nilai Islam.

PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BIDANG KELAUTAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TERHADAP KUALITAS LABA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap kualitas laba. Variabel-variabel kinerja keuangan yang diduga berpengaruh secara positif terhadap kualitas laba adalah variabel profitablitas sedangkan variabel yang diduga berpengaruh negatif adalah likuiditas dan leverage. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan objek penelitian adalah perusahaan yang bergerak dibidang kelautan. Penelitian dilakukan pada laporan keuangan tahunan yang konsisten dari tahun 2012-2014. Populasi perusahaan berjumlah 32 perusahaan bidang kelautan. Terdapat 12 perusahaan yang menjadi sampel penelitian dengan metode purposive sampling. Pengujian terhadap hipotesis yang diajukan dengan menggunakan regresi liner berganda. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa kinerja keuangan yang dilihat dari profitabilitas, likuiditas dan leverage secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Secara individu profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas laba, likuiditas tidak berpengaruh dan leverage berpengaruh negatif terhadap kualitas laba.

 

PENGARUH VARIABEL MONITORING AND INCENTIVE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING-LISREL

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel laten monitoring dan incentive terhadap kinerja perusahaan dengan dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Variabel monitoring diukur dengan independent director ratio, board of commissioner dan institutional ownership. Variabel incentive diukur dengan manager ownership dan manager/executive stock option, sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Sampel dalam penelitian ini adalah perusaan yang terdaftar di ISSI (indeks Saham Syariah Indonesia) Bursa Efek Indonesia, dengan kriteria perusahaan tersebut telah menyampaikan laporan keuangannya pada tahun 2012. Metode analisis data adalah dengan menggunakan Structural Equation Modeling dengan menggunakan perangkat lunak LISREL.

ANALISIS MODERATED STRUCTURAL EQUATION MODELING PADA ANALISIS PENGARUH VARIABEL MONITORING TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN INCENTIVE SEBAGAI VARIABEL MODERATING

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel monitoring terhadap kinerja perusahaan dengan insentive sebagai variable moderating dengan menggunakan Moderated Structural Equation Modeling. Variabel monitoring diukur dengan independent director  ratio, board of commissioner dan institutional ownership. Variabel incentive diukur dengan manager ownership dan manager/executive stock option, sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Sampel dalam penelitian ini adalah perusaan yang terdaftar di ISSI (indeks Saham Syariah Indonesia) Bursa Efek Indonesia, dengan kriteria perusahaan tersebut telah menyampaikan laporan keuangannya pada tahun 2012. Metode analisis data adalah dengan menggunakan Structural Equation Modeling dengan menggunakan software LISREL. Penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Monitoring berpengaruh positif terhadap Kinerja perusahaan. (2) Incentive berpengaruh positif terhadap Kinerja perusahaan berpengaruh positif terhadap Kinerja perusahaan, dan (3) Incentive terbukti mempengaruhi hubungan antara Monitoring dan kinerja perusahaan.

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN KARAKTERISITIK PEKERJAAN TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

 

Abstraksi

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang saat ini sudah berstatus Perguruan Tinggi Negeri dalam melakukan aktivitas kerja masih menggunakan sistem informasi manajemen berbasis under dos (EPSBED) untuk memproses data dan pengolahan data secara administrasinya sehingga karakteristik pekerjaan ditetapkan guna mencapai kepuasan kerja pegawai untuk meningkatkan kinerjanya. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 orang menggunakan metode sensus yaitu seluruh populasi dijadikan sampel.

Telah didapati bahwa penerapan sistem informasi manajemen berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. karakteristik pekerjaan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja sedangkan kepuasan kerja sebagai variabel intervening menurut uji analisis didapatkan bahwa tidak merupakan variabel intervening yang penuh hanya sebahagian yang mempunyai arti pengaruh yang tidak kuat.

 

Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Karakteristik Pekerjaan, Kepuasan Kerja, Kinerja

 

PENGARUH VARIABEL MONITORING DAN INCENTIVE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING-LISREL

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel laten monitoring dan incentive terhadap kinerja perusahaan dengan dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Variabel monitoring diukur dengan independent director ratio, board of commissioner dan institutional ownership. Variabel incentive diukur dengan manager ownership dan manager/executive stock option, sedangkan kinerja perusahaan diukur dengan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Sampel dalam penelitian ini adalah perusaan yang terdaftar di ISSI (indeks Saham Syariah Indonesia) Bursa Efek Indonesia, dengan kriteria perusahaan tersebut telah menyampaikan laporan keuangannya pada tahun 2012. Metode analisis data adalah dengan menggunakan Structural Equation Modeling dengan menggunakan perangkat lunak LISREL.

THE EFFECT OF ACCOUNTING CONSERVATISM THROUGH CORPORATE GOVERNANCE ON EARNING QUALITY

ABSTRACT

The purpose research is to examine the effect of accounting conservatism through corporate governance mechanisms on earning quality at manufacture companies listed on the Stock Exchange of Indonesianfrom year 2014 to 2016. The sampling was done by purposive sampling method for 168 companies, meet the criteria a total 91 companies, total data of research 273. The data were analyzed using regression method and testing by statistic software. Results Obtained from testing the first hypothesis; the effect of accounting conservatism on earning quality showed significant results, the effect of 23,3%. Second hypothesis; accounting conservatism with accrual sizes effect on earnings quality showed significant results, the effect of 24,3%. The third hypothesis; accounting conservatism with market value effect effect on earnings quality on earnings quality showed significant results, the effect of 27,1%. This means that management positively signals the application of accounting conservatism within the company and has an impact on improving the quality of earnings. The finally showed that accounting conservatism through corporate governance mechanisms that are more evective in restraining accounting manipulation can better exploit the benefits of conservatism and simultaneously curtail its costs, leading to a positive relation between the strength of reporting oversight and conservative accounting.

Analisis Penentuan Intermediasi Perbankan terhadap Lapangan Usaha

Menggunakan metode Kuadrat Terkecil, penelitian ini berusaha untuk menyediakan model yang dapat menjelaskan responsibilitas peran intermediasi perbankan dari pengaruh asset, indeks harga produsen, kinerja kredit melalui rasio kredit beresiko, dan suku bunga pinjaman berdasarkan data bulanan sepanjang kurun waktu 2005-2008. Melalui regresi persamaan log-linier, hasil kajian menunjukkan pengaruh sangat signifikan dari variabel bebas asset dan indeks harga produsen, sedangkan variabel bebas rasio kredit beresiko dan suku bunga pinjaman memberikan kadar signifikansi pengaruh yang relatf lemah sepanjang periode pengamatan. Secara keseluruhan, uji F menjelaskan adanya signifikansi dari seluruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Namun, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menjawab masalah asumsi klasik yang mendera model berupa autokorelasi positif.

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP DIVIDEN DENGAN RASIO HUTANG SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel independen terhadap dividen dengan mengetahui apakah rasio hutang itu akan memperkuat atau memperlemah dalam pembagian dividen. Hal ini dilakukan agar investor mengetahui bagaimana sistem pembagian dividen. Dividen sebaiknya dibayar secara teratur, agar perusahaan itu menjadi terlihat baik dan sehat dimata investor. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2009 s/d 2012. Sampel perusahaan yang diambil dengan menggunakan purpose sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria tertentu. Adapun kriterianya adalah menyampaikan laporan keuangan ke Bursa Efek Indonesia berturut-turut dari tahun 2009 s/d 2012 dan membayar dividen kas berturut-turut dari 2009 s/d 2012.Analisis data dengan menggunakan SPSS v.21 dengan menggunakan Uji Asumsi Klasik dan Multiple Regression Analysis dengan variabel moderasi.Hasil analisa menunjukkan bahwa variabel DER memberikan pengaruh signifikan struktur kepemilikan, ROA dan ROE secara bersama terhadap dividen, dengan kata lain terdapat pengaruh  yang signifikan struktur kepemilikan, ROA dan ROE  bersama  sama terhadap log dividen dengan DER sebagai   variabel moderasi. Tapi secara parsial variabel DER hanya memberikan pengaruh terhadap hubungan antara struktur kepemilikan terhadap dividen.

 

PRAKTIK KONSERVATISME AKUNTANSI MELALUI MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LABA

PRAKTIK KONSERVATISME AKUNTANSI MELALUI MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LABA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik konservatisme akuntansi dengan ukuran akrual dalam mekanisme corporate governance terhadap kualitas laba, pengaruh konservatisme akuntansi dengan ukuran nilai pasar dalam mekanisme corporate governance terhadap kualitas laba, pengaruh kualitas laba berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tiga tahun dari tahun 2014-2016, jumlah data penelitian 273. Pengolahan data diuji dengan statistik melalui asumsi klasik dan uji hipotesis dengan Uji T, Uji F dan uji Determinasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa konservatisme akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba sebesar 23,3%. konservatisme akuntansi dengan ukuran akrual dalam mekanisme corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba sebesar 27,10% dan konservatisme akuntansi dengan ukuran nilai pasar dalam mekanisme corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba sebesar 24,3% Hasil pengujian hipotesis secara bersamaan (simultan) variabel, bahwa hipotesis nilai Fhitung sebsesar 864,260 sedangkan nilai signifikan F-nya adalah sebesar 0,000 yang artinya bahwa nilai signifikan F lebih kecil dari α =0,05 maka hipotesisis ini membuktkan bahwa secara bersamaan varibel konservatisme akuntansi, konservatisme akuntansi dengan ukuran akrual dan konservatisme akuntansi dengan ukuran nilai pasar berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba.

Kata Kunci : Konservatisme Akuntansi, corporate governance, kualitas laba

 

Next Page »